Home >> Artikel >> Kesehatan >> Yuk, Konsumsi Makanan Pencegah Kanker Payudara Berikut Ini!
Kesehatan

Yuk, Konsumsi Makanan Pencegah Kanker Payudara Berikut Ini!

Makanan Pencegah Kanker Payudara
everydayhealth.com

Tahukah Anda? Ada daftar makanan yang jika dikonsumsi dengan tepat dan sesuai kebutuhan, maka makanan tersebut dapat berperan sebagai pencegah kanker payudara.

Makanan-makanan yang dimaksud merupakan makanan yang kaya akan nutrisi, vitamin, serta antioksidan, sehingga dapat mengurangi risiko seseorang terkena kanker payudara.

Jika Anda termasuk golongan orang yang rentan akan resiko kanker payudara, maka cobalah konsumsi makanan berikut guna mencegahnya.

Makanan Pencegah Kanker Payudara

Makanan Sehat Pencegah Kanker Payudara
cancercenter.com

#1. Sayuran Hijau Gelap

Bayam, kale, dan sawi hijau adalah beberapa dari banyaknya sayuran berdaun gelap yang dapat melawan kanker payudara. Sayuran hijau sarat dengan antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas penyebab kanker.

Dalam sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute, para peneliti menemukan bahwa seseorang yang mengonsumsi sayuran berdaun gelap memiliki risiko kanker payudara yang jauh lebih rendah daripada orang yang tidak mengonsumsi sayuran ini.

Sayuran berdaun gelap cocok dipadukan dengan hampir setiap makanan. Anda bisa menumisnya dengan bawang putih dan minyak zaitun, atau menjadi tambahan ke salad dan sandwich. Sayuran hijau juga enak dibuat sup dan diberi sedikit cabai.

Sayuran berdaun gelap meliputi:

  • Arugula
  • Bok choy
  • Dandelion hijau
  • Kubis
  • Sawi hijau
  • Bayam
  • Swiss chard
  • Lobak hijau

#2. Buah Beri

Buah beri-berian dikenal mengandung tinggi antioksidan dan vitamin yang dapat melindungi sel, memperbaiki sel yang rusak, dan memperlambat penyebaran sel kanker, sehingga dapat menjadi pilihan Anda untuk dikonsumsi sebagai makanan pencegah kanker payudara.

Faktanya, buah beri yang berwarna lebih gelap memiliki 50% kandungan antioksidan lebih banyak daripada buah beri yang lebih terang. Dalam sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal antioksidan, para peneliti menemukan bahwa blackberry dan blueberry dapat menghancurkan tumor payudara dan sel kanker.

Buah beri cocok dikonsumsi sebagai campuran sereal, salad buah, yoghurt, dan oatmeal. Jika Anda membeli buah beri, pilihlah beri yang segar daripada beri kering atau kaleng, karena beri kering biasanya mengandung tambahan gula dan lebih sedikit nutrisi.

Buah beri termasuk:

  • Blackberry
  • Bluberi
  • Boysenberry
  • Cranberry
  • Elderberry
  • Lingonberry
  • Raspberi
  • Stroberi

Baca Juga: Ini Dia Pilihan Jus Buah Pencegah Kanker Payudara, Ayo Konsumsi!

#3. Jeruk

Buah jeruk mengandung vitamin C, folat, kalsium, dan banyak nutrisi lain yang dapat mencegah dan melawan kanker payudara. Dalam sebuah studi yang terbit pada tahun 2013 – Journal of Breast Cancer, para peneliti mengetahui bahwa seseorang yang makan banyak buah jeruk 10% lebih kecil kemungkinannya terkena kanker payudara.

Buah jeruk bisa dimakan secara langsung sebagai camilan di antara waktu makan atau juga dapat dicampurkan ke dalam teh dan air. Anda juga bisa gunakan buah jeruk sebagai bahan tambahan dalam salsa, bumbu perendam, salad, dan makanan penutup yang sehat.

Buah jeruk antara lain:

  • Clementine
  • Jeruk lemon
  • Jeruk nipis
  • Jeruk bali
  • Jeruk keprok
  • Tangelo

#4. Makanan Fermentasi

Makanan fermentasi kaya akan probiotik, yang merupakan bakteri dan ragi “sehat” yang hidup. Probiotik baik untuk pencernaan, selain itu juga dapat mencegah tubuh menyerap racun berbahaya yang menyebabkan kanker payudara. Sehingga, bagi Anda yang suka makanan fermentasi sangat beruntung, karena faktanya makanan ini dapat membantu dalam pencegahan kanker payudara.

Menurut sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam Oncology Review, probiotik bahkan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker.

Makanan yang difermentasi antara lain:

  • Cuka sari apel
  • Kefir
  • Kimchi
  • Kombucha
  • Kvass
  • Sup Kedelai Jepang
  • Natto
  • Acar
  • Keju mentah
  • Tempe
  • Kol parut
  • Yogurt

Banyak makanan fermentasi juga memiliki antioksidan dan nutrisi yang dapat mengurangi risiko kanker payudara sehingga ini bisa jadi salah satu pilihan makanan yang dapat Anda konsumsi untuk pencegahan kanker payudara. Cobalah makan makanan fermentasi untuk menemukan yang paling disukai, lalu mulailah memakannya secara teratur.

#5. Ikan Berlemak

Jenis ikan tertentu mengandung lemak sehat dan antioksidan yang dapat mengurangi peradangan yang terkait dengan kanker payudara.

Menurut sebuah studi tahun 2020 yang diterbitkan di In Vivo, seseorang yang secara rutin konsumsi ikan berlemak dalam jumlah tinggi memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi ikan berlemak.

Ikan berlemak paling baik saat dipanggang atau diasap, dan juga rasanya enak saat digunakan dalam membuat sup.

Jenis ikan berlemak yang sehat, antara lain:

  • Ikan gabus
  • Ikan haring
  • Ikan kembung
  • Ikan salmon
  • Ikan sarden
  • Ikan trout
  • Tuna

#6. Sayuran Allium

“Allium” adalah kata latin untuk bawang putih. Namun, ada lebih banyak sayuran dalam keluarga Allium yang terbukti mengurangi risiko kanker payudara. Sayuran allium mengandung vitamin C dan antioksidan yang tinggi. ¬†Sayuran dengan kandungan kalium juga memiliki senyawa belerang yang dapat mencegah pembekuan darah dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Dalam sebuah studi tahun yang di terbitkan pada tahun 2016  – Journal of Breast Cancer, para peneliti menemukan bahwa seseorang yang makan banyak bawang putih mentah dan daun bawang secara rutin memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara.

Sayuran allium meliputi:

  • Chives
  • Bawang putih
  • Daun bawang
  • Bawang merah

Sayuran allium dapat ditambahkan ke hampir setiap makanan, terutama bawang merah dan bawang putih. Tambahkan sayuran ini ke menu tumis, sup, semur, cabai, dan salad untuk makanan pencegah kanker payudara Anda.

#7. Kacang-Kacangan

Kacang adalah makanan super yang sarat dengan serat, vitamin, dan banyak nutrisi lain yang menangkal kanker payudara. Antioksidan dalam kacang dapat mencegah peradangan dan memperbaiki sel-sel yang rusak. Vitamin dan mineral dalam kacang juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk membuat Anda kurang rentan terhadap penyakit dan penyakit seperti kanker.

Dalam sebuah studi yang di terbitkan pada tahun 2018 – Cancer Medicine, orang yang makan banyak kacang mengurangi risiko kanker payudara sebesar 20%. Dalam sebuah studi tahun 2020 – Current Developments in Nutrition, orang yang makan banyak kacang seacara langsung atau sebagai campuran seperti sup, puding, dan bubur, 28% lebih kecil kemungkinannya terkena kanker payudara.

Saat membeli kacang, hindari kacang yang dikemas/kalengan jika memungkinkan. Kacang kalengan atau kemasan biasanya mengandung sodium dan aditif dalam jumlah tinggi sehingga tidak di sarankan. Belilah kacang kering sebagai gantinya, yang bisa dimasak dengan cepat.

Berikut Kacang-kacangan yang dapat adan konsumsi untuk mengurangi risiko kanker payudara:

  • Kacang hitam
  • Buncis
  • Kacang merah
  • Kacang navy
  • Kacang polong
  • Kacang pinto
  • Kedelai

#8. Rempah-Rempah dan Herbal

Rempah-rempah dan herbl sering digunakan dalam jumlah kecil untuk membumbui makanan. Namun, makanan ini mengandung antioksidan, vitamin, dan asam lemak dalam jumlah tinggi yang dapat mencegah kanker payudara. Ditambah lagi, mereka dapat ditambahkan ke hampir setiap makanan untuk meningkatkan rasanya dan meningkatkan nilai gizinya.

Berikut rempah-rempah dan herbal yang bisa Anda konsumsi untuk pencegahan kanker payudara:

  • Lada hitam
  • Cabe rawit
  • Kayu manis
  • Jahe
  • Oregano
  • Rosemary
  • Peterseli
  • Timi
  • Kunyit

#9. Sayuran Silangan

Sayuran silangan dikenal sebagai makanan pelawan kanker yang ampuh. Setelah dikunyah dan dicerna, sayuran silangan membentuk senyawa khusus yang dapat melawan dan mencegah kanker. Menurut National Cancer Institute, makanan ini dapat mencegah kerusakan sel, mengurangi peradangan, dan menghancurkan sel kanker yang berbahaya.

Sayuran silangan juga dapat menonaktifkan karsinogen (zat penyebab kanker) dan mencegah pembentukan pembuluh darah di dalam tumor. Sebuah studi tahun 2020 yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition menunjukkan bahwa seseorang yang makan sayuran silangan dalam jumlah tinggi memiliki penurunan risiko kanker payudara.

Sayuran silangan meliputi:

  • Arugula
  • Bok choy
  • Brokoli
  • Kubis
  • Kembang kol
  • Sejenis sawi
  • Lobak
  • Rutabaga
  • Selada air

Hampir semua sayuran ini terasa enak saat ditambahkan ke salad atau saat disajikan dengan ikan, unggas, dan daging tanpa lemak utuk dibuat tumis atau sup.

#10. Delima

Banyak penelitian menunjukkan bahwa buah delima dapat mencegah dan melawan kanker yang bergantung pada estrogen, termasuk kanker payudara. Delima mengandung senyawa yang disebut ellagitannins yang dapat menghentikan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker payudara, menurut sebuah penelitian yang di terbitkan pada tahun 2010  – Cancer Prevention Research.

Dalam sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam Oxidative Medicine and Cellular Longevity, para peneliti menemukan bahwa jus delima yang difermentasi mengurangi pembentukan lesi kanker payudara sebesar 75% hingga 90%.

Minum jus delima adalah salah satu cara untuk meningkmati buah ini, atau Anda bisa memakan buah delima utuh secara langsung atau menjadi tambahkan ke salad, oatmeal, yogurt, dan smoothie.

#11. Teh Hijau

Teh hijau mengandung senyawa dan berbagai antioksidan yang mengurangi risiko kanker payudara wanita. Menurut sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam World Journal of Clinical Oncology, wanita yang minum setidaknya 10 cangkir teh hijau mungkin dapat mencegah kanker payudara. Teh hijau dapat mengurangi peradangan dan menghancurkan radikal bebas penyebab berbagai jenis kanker.

Saat membeli teh hijau, pilih daun teh yang longgar atau beli teh celup tanpa pewarna makanan atau bahan tambahan berbahaya lainnya. Jangan membeli teh hijau merek komersial dengan jumlah gula yang tinggi dan rasa buatan yang dapat menghilangkan manfaat kesehatan dari teh tersebut.

About the author

Mely Apriliyani

Add Comment

Click here to post a comment