Home >> Artikel >> Kesehatan >> Mengenal Manfaat Propolis untuk Kanker Payudara, Efektifkah?
Kesehatan

Mengenal Manfaat Propolis untuk Kanker Payudara, Efektifkah?

Propolis untuk Kanker Payudara
gwaltneysupplycompany.com

Propolis untuk Kanker Payudara – Propolis adalah resin yang dibuat oleh lebah dan berisi campuran berupa air liur lebah, lilin lebah, serta zat dari tumbuhan yang lebah konsumsi.

Lebah menggunakan propolis sebagai sealant. Sedangkan manusia memanfaatkannya sebagai pengobatan yang diterapkan baik dengan dioleskan langsung pada permukaan kulit atau sebagai suplemen oral. Propolis sangat banyak digunakan dalam metode pengobatan tradional, salah satunya untuk kanker payudara.

Artikel ini membahas tentang apa itu propolis, potensi manfaat untuk kanker payudara, serta bagaimana cara menggunakannya.

Apa Itu Propolis?

Mengenal Manfaat Propolis untuk Kanker Payudara
gamberorossointernational.com

Seperti yang dijelaskan diawal tadi, propolis adalah resin, zat lilin yang dibuat lebah dengan mencampur air liur mereka dengan lilin lebah, bersama dengan senyawa dari berbagai tanaman dan pepohonan. Propolis mengandung sifat antimikroba dan dapat melindungi lebah dari patogen.

Dalam mengindentifikasi para ilmuwan menemukan bahwa propolis mengandung 300 senyawa terpisah. Komposisi yang tepat dan paling baik tergantung pada lokasi sarang lebah tersebut.

Propolis biasanya terdiri dari:

  • Resin pohon dan sayuran: 50%
  • Lilin lebah: 30%
  • Serbuk sari: 5%
  • Minyak esensial dan aromatik: 10%

Pada propolis juga terkandung senyawa polifenol, seperti flavonoid, yang merupakan salah satu jenis antioksidan.

Satu ulasan pada tahun 2019 menunjukkan bahwa orang telah menggunakan propolis sebagai obat sejak tahun 300 SM. Zaman dulu, terutama orang Mesir kuno menggunakan bahan propolis untuk pembalseman, dan beberapa dokter menggunakannya selama perang dunia II untuk membantu penyembuhan luka.

Ulasan 2019 yang sama menunjukkan bahwa propolis memiliki sifat berikut:

  • Antibakteri
  • Antijamur
  • Antivirus
  • Antiprotozoal; dapat bekerja melawan penyakit parasit, contohnya giardiasis
  • Antiinflamasi
  • Antioksidan

Beberapa penelitian juga menduga bahwa zat yang ada di dalam propolis mungkin memiliki sifat antikanker.

Propolis untuk Kanker Payudara

Studi laboratorium menunjukkan bahwa senyawa dalam propolis dapat menghambat pertumbuhan sel kanker atau menyebabkan kematian sel pada sel kanker.

Beberapa tes in vivo telah menunjukkan bahwa flavonoid dan aktivitas sitotoksik dari propolis dapat menghambat perkembangan kanker mulut, kanker paru-paru, kanker kulit, kanker payudara, dan banyak lagi.

Efek antiangiogenik telah ditunjukkan, serta peningkatan mekanisme pertahanan alami seperti faktor nekrosis tumor dan jalur caspase, dan peningkatan apoptosis oleh propolis dan konstituennya.

Namun, banyak penelitian di bidang ini melibatkan dengan model hewan (sel terisolasi) sebagai percobaanya. Sehingga, diperlukan adanya penelitian lebih lanjut mengenai keefektifan prolis untuk kanker payudara pada manusia.

Propolis bisa dikatakan aman, jika diminum atau dioleskan ke kulit dengan tepat sesuai dengan anjuran tertentu, karena kondisi setiap orang berbeda-beda.

Namun, perlu Anda ketahui juga bahwa propolis dapat menyebabkan reaksi alergi, terutama pada orang yang alergi terhadap lebah atau produk lebah. Selain itu, obat pelega tenggorokan yang mengandung propolis juga dapat menyebabkan iritasi dan sariawan.

Cara Penggunaan Propolis

Anda dapat menggunakan propolis dengan beberapa cara, di antaranya:

  • Sebagai suplemen oral
  • Diencerkan dalam air sebagai obat kumur
  • Secara topikal pada kulit

Sebelum menggunakan propolis, yang terbaik adalah meminta saran dari dokter untuk memastikan bahwa propolis aman untuk digunakan oleh kondisi Anda saat ini. Kemudian, Anda harus melakukan uji tempel beberapa propolis untuk memastikan bahwa tidak memiliki alergi terhadapnya.

Anda bisa menggunkan propolis pada bagian luar kulit, aplikasikan propolis murni atau produk kulit yang mengandung propolis sebagai bahan aktif.

Sedangkan penggunaan di mulut, encerkan sedikit propolis dalam air, kemudian bilas mulut atau kumur campuran propolis tersebut sebentar sebelum meludahkannya.

About the author

Mely Apriliyani

Add Comment

Click here to post a comment